9 Struktur Susunan Panitia Pelaksana Terlengkap dan Terbaru 2024 !!

Susunan panitia merujuk kepada struktur organisasi atau daftar anggota yang bertanggung jawab untuk mengatur dan melaksanakan suatu acara, proyek, atau kegiatan tertentu.

Panitia ini biasanya terdiri dari beberapa posisi atau peran yang berbeda, masing-masing dengan tugas dan tanggung jawabnya sendiri.

Susunan panitia biasanya mencakup beberapa elemen penting, seperti ketua panitia, wakil ketua panitia, sekretaris, bendahara, koordinator bidang atau divisi, anggota panitia.

Susunan panitia ini dapat bervariasi tergantung pada kompleksitas dan ukuran acara atau proyek yang akan dijalankan. Panitia bisa menjadi bagian dari berbagai jenis organisasi, mulai dari panitia acara sekolah, panitia pernikahan, panitia konferensi bisnis, hingga panitia kegiatan sosial.

Tujuan utama dari susunan panitia adalah memastikan bahwa semua tugas dan tanggung jawab terbagi dengan baik sehingga acara atau proyek tersebut dapat berjalan dengan lancar.

Pengertian Tugas Dan Fungsi Kerja Panitia

Berikut beberapa tugas dan fungsi kerja dari panitia yang bisa anda pahami, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

Pengertian Tugas

Tugas adalah pekerjaan yang tanggung jawab seseorang. Pekerjaan yang dibebankan sesuatu yang wajib dilakukan atau ditentukan untuk perintah agar melakukan sesuatu dalam jabatan tertentu.

Adanya suatu pekerjaan merupakan kegiatan yang telah direncanakan dalam sebuah organisasi. Tanpa organisasi tidak mungkin seseorang dapat pekerjaan.

Pekerjaan yang dimaksud adalah disini tugas yang diberikan atasan kepada bawahan sebagai tanggung jawab suatu jabatan/bidang dalam organisasi.

Dengan demikian dapat menarik kesimpulan bahwa tugas adalah pekerjaan seseorang dalam organisasi atas pemberian dalam jabatan.

Sehingga dalam melakukan tugasnya seseorang perlu memahami tugas dan fungsi kerja jabatan tersebut.

Selain itu dalam melakukan tugas sebagai tanggung jawab seperti dalam jabatan organisasi. Kita perlu kerja sama dengan Bidang-bidang (seksi-seksi) lain.

Dalam melakukan tugas setiap bidang dalam organisasi memiliki garis koordinasi dan kerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Pengertian Fungsi Kerja

Fungsi kerja adalah melakukan pekerjaan sesuai dengan jabatannya. Setiap jabatan dalam organisasi panitia mempunyai fungsi kerja yang berbeda sesuai dengan bidangnya, namun dapat diketahui bahwa dalam organisasi perlu ada kerja sama.

Kerja sama ini dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Fungsi menunjukkan makna dari pekerjaan yang telah dan akan dilakukan Dalam organisasi fungsi kerja benar-benar sangat diperlukan.

Hal ini sangat mempengaruhi keberhasilan dalam suatu kegiatan atau tujuan organisasi. Langkah awal untuk mensukseskan keberhasilan dalam suatu kegiatan atau tujuan organisasi langkah awal untuk mensukseskan kegiatan reuni akbar ini adalah seseorang yang terlibat dalam kegiatan kepanitiaan yang sebenarnya.

Kemudian setiap yang terpilih sebagai pengurus inti “panitia” dalam kegiatan ini perlu memahami tugas dan fungsi kerja kepanitiaan dari ketua sampai seksi-seksi.

Penasehat

Fungsi dan Tugas Kerja penasehat adalah sebagai berikut:

  • Memberikan saran dan kritik atas rencana anggaran, rencana usaha dana, rencana pelaksanaan kegiatan bila dianggap perlu.
  • Memberikan motivasi, inspirasi, serta koreksi kepada seksi kepanitiaan.
  • Mencari jalan keluar (solusi) bila terjadi beda pendapat dalam kegiatan.

Organisasi Committee (OC)

Berikut fungsi dan tugas organisasi committee (OC) yang terdiri dari struktur panitia, adapun fungsi dan tugas dari panitia seperti dibawah ini:

Ketua Panitia

  • Membuat proposal dan mengurus perizinan.
  • Mengkoordinir jalannya suatu pekerjaan semua seksi.
  • Memantau kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing seksi.
  • Membuat konsep, mengambil keputusan dan mempertanggung jawabkan tugas-tugas secara umum yang dilaksanakan semua seksi.
  • Membagi tugas kepada setiap Koordinator.
  • Menambahkan anggota panitia baru.

Wakil Ketua

  • Melaksanakan tugas ketua bila ketua tidak dapat melaksanakan fungsinya.
  • Mendampingi atau membantu mengatasi pekerjaan ketua.
  • Menjalankan instruksi dari ketua panitia
  • Memantau kinerja setiap seksi.

Sekretaris

  • Mendampingi kegiatan ketua. Mengerjakan secara administratif tentang hal-hal yang harus dicatat atau diolah secara administratif
  • Melakukan pencatatan segala keputusan atau kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh ketua hasil musyawarah.
  • Membuat laporan kegiatan sebelum dan sesudah penyelenggaraan.

Wakil Sekretaris

  • Membantu sekretaris dalam menyusun dan menata tugas-tugas sekretaris.
  • Mewakili sekretaris dalam rapat apabila sekretaris berhalangan.

Bendahara

  • Menampung, menyimpan, membukukan uang yang ada.
  • Mengeluarkan uang yang dibutuhkan dalam pembiayaan yang telah disetujui oleh ketua
  • Bertanggung jawab terhadap keuangan yang ada padanya.
  • Membuat laporan keuangan
  • Memegang seluruh bukti pengeluaran.

Wakil Bendahara

  • Menjalin hubungan dengan bendahara dalam melaksanakan tugas kepanitiaan
  • Mewakili bendahara dalam rapat apabila bendahara berhalangan.

Seksi-seksi

  • Acara
  • Perlengkapan
  • Dana
  • Pub & Humas
  • Dekorasi
  • Dokumentasi
  • Transportasi
  • Konsumsi

1. Si Acara

Seksi acara adalah puncak dari seluruh kegiatan Reuni Akbar 2023 sangat ditentukan oleh keberhasilan pengemasan acara demi acara. Oleh karena itu seksi acara mempunyai tugas pokok antara lain sebagai berikut:

  • Menyusun rencana kegiatan
  • Membagi tugas dan tanggung jawab mengenai hal-hal teknis pada saat kegiatan berlangsung.
  • Mengatur waktu, tempat, dan membagi tugas masing-masing anggota saat acara.
  • Menyiapkan pengisi acara, pembawa acara dan membuat konsep acara yang membuat pihak pembawa acara merasa mantap dan nyaman.
  • Mengkoordinir pihak yang beroperasi pada saat acara dilaksanakan

2. Si Perlengkapan

  • Mencari tahu semua kebutuhan seksi terutama peralatan, kesekretariatan dan usaha dana.
  • Mengecek peralatan dan kebutuhan seksi
  • Melaporkan kelebihan dan kekurangan kebutuhan kepada panitia dan ketua
  • Menyediakan sejumlah perlengkapan yang dibutuhkan
  • Menginventarisir segala alat dan perlengkapan yang dibutuhkan
  • Menyediakan alat dan tenaga untuk yang diperlukan
  • Mendata dan mencatat semua alat yang berupa pinjaman.

3. Si Dana

  • Mencari alamat donatur yang sering membantu
  • Mendata atau membuat daftar alamat donatur dan sumber-sumber yang bisa mendapatkan dana
  • Menjalankan sumbangan iuran wajib dan sukarela kepada semua anggota panitia dan simpatisan
  • Memberikan laporan kepada bendahara mengenai sumbangan dan jumlah uang yang masuk dan keluar pada setiap saat
  • Meminta saran masukkan dari panitia inti bila terjadi kendala atau masalah.
  • Mencari dana yang dibutuhkan dengan cara-cara yang baik, relevan, terjangkau dan memungkinkan untuk dilaksanakan.

4. Si Publikasi & Humas

  • Menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat yang ada disekitar kesekretariatan
  • Mencari sumber dana dari luar (donatur) serta menandatangani surat kerja sama
  • Mengusahakan tempat pelaksanaan kegiatan reuni
  • Bekerja sama atau berkoordinasi dengan bidang publikasi dan informasi terutama mengenai hal-hal informasi yang ingin disampaikan kepada publik.
  • Menyampaikan informasi kepada publik bila diperlukan
  • Mencari atau mensurvei tempat-tempat diadakannya kegiatan
  • Mempublikasikan acara yang akan dilaksanakan dengan berbagai cara-cara yang memungkinkan.

5. Si Dekorasi

  • Menyiapkan dekorasi ruang dan panggung yang digunakan untuk acara pergelaran
  • Menentukan dekorasi acara
  • Menentukan dekorasi panggung

6. Si Dokumentasi

  • Menyiapkan alat dokumentasi sesuai dengan kebutuhan
  • Mendokumentasikan setiap peristiwa yang dianggap perlu
  • Mengedit hasil liputan sehingga diperoleh hasil yang bagus dan tidak mengecewakan
  • Mendokumentasikan spot-spot yang diminta oleh sponsor
  • Memberikan hasil dokumentasi kepada pihak yang membutuhkan.

7. Si Transportasi

  • Mencari tahu semua kebutuhan para seksi untuk transportasi
  • Mengurus pengadaan transportasi

8. Si Konsumsi

  • Menghandle segala macam urusan makanan dan minuman
  • Menyiapkan pola konsumsi untuk crew, satpam, polisi, bahkan tukang parkir yang menjaga.
  • Menyiapkan barang konsumsi kepada hadirin sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan

1. Susunan Panitia Acara Pameran

Penyelenggaraan pameran diawali dengan pembentukan panitia pameran. Pembentukan panitia sangat penting karena perlu ada pembagian tugas dalam penyelenggaraan pameran.

Penyelenggaraan pameran seni rupa sekolah akan berjalan lancar bila ada pembagian tugas kepanitiaan secara jelas.

Tujuannya agar masing-masing orang yang terlibat dalam kepanitiaan pameran memiliki rasa tanggung jawab dan kebersamaan. Umumnya Struktur kepanitiaan pameran terdiri dari panitia inti dan dibantu beberapa seksi.

Setiap seksi bertanggung jawab pada bidang tugas dan pekerjaan masing-masing. Semua seksi harus berkoordinasi dengan ketua panitia. Dikutip dari situs resmi kementerian pendidikan dan kebudayaan Indonesia, susunan panitia pameran seni rupa sekolah terdiri dari:

  • Pembimbing
  • Ketua Panitia
  • Wakil Ketua
  • Sekretaris
  • Bendahara
  • Seksi Kesekretariatan
  • Seksi Usaha
  • Seksi Publikasi dan Dokumentasi
  • Seksi Dekorasi dan Penataan Ruang
  • Seksi Stand
  • Seksi Pengumpulan dan Seleksi Karya
  • Seksi Perlengkapan
  • Seksi Keamanan
  • Seksi Konsumsi

Untuk lebih lengkapnya berikut penjelasannya:

1. Pembimbing

Bertugas membimbing dan mengarahkan agar pameran dapat berjalan dengan baik. Biasanya guru yang bertindak sebagai pembimbing.

2. Ketua

Ketua Panitia adalah pimpinan penyelenggaraan pameran yang bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan pameran. Ketua bertugas mencari jalan keluar dan menyelesaikan berbagai masalah yang timbul sejak perencanaan hingga pelaksanaan pameran.

Ketua harus memiliki sikap kepemimpinan yang tegas, jujur, sabar, bijaksana, tanggung jawab penuh terhadap tugas dan kewajiban nya.

Dalam menjalankan tugas, ketua harus mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak yang mendukung kegiatan.

3. Wakil Ketua

Wakil ketua adalah pendamping Ketua yang bertugas dan bertanggung jawab atas kepengurusan berbagai hal. Memperlancar kegiatan seksi-seksi dan mampu mengganti (melaksanakan) tugas ketua apabila ketua berhalangan.

4. Sekretaris

Tugas pokok sekretaris adalah menulis seluruh kegiatan panitia selama penyelenggaraan pameran. Tugas sekretaris antara lain :

  • Pembuatan surat-surat pemberitahuan kepada kepala sekolah, orang tua, kepala Dinas setempat, bila pameran diadakan di lingkungan sekolah.
  • Bila pameran diadakan di luar sekolah perlu pembuatan surat izin dan pemberitahuan pada instansi pemerintah yang berwenang.
  • Mengarsipkan surat-surat penting dan menyusun sesuka waktu pengeluaran surat-surat secara cermat dan teratur.
  • Bersama ketua membuat laporan kegiatan sebelum, saat dan sesudah pergelaran berlangsung.

5. Bendahara

Bendahara bertanggung jawab penuh atas biaya pengeluaran pameran meliputi penggunaan, penyimpanan dan penerimaan uang dana yang masuk.

Bendahara harus menyusun laporan pertanggungjawaban atas penggunaan dan pengelolaan keuangan selama pameran berlangsung, bendahara harus memiliki sikap jujur, teliti, cermat, sabar, tidak boros dan tidak lepas tanggung jawab terhadap seluruh tugasnya.

6. Seksi Kesekretariatan

Seksi Kesekretariatan bertugas membantu sekretaris dalam pembuatan dokumen tertulis seperti surat menyurat, penyusunan proposal kegiatan dan mencatat segala sesuatu yang terjadi hingga pameran selesai.

7. Seksi Stand

Seksi stand atau petugas stand yang bertugas menjaga kelancaran pameran mengatur atau mengarahkan pengunjung mulai masuk sampai ke luar ruang pameran.

Petugas stand diharapkan melayani para pengunjung secara ramah dan sopan dalam memberikan informasi tentang karya-karya yang dipamerkan.

8. Seksi Pengumpulan dan Seleksi Karya

Karya yang akan dipamerkan, dikumpulkan, dipilih dan dikategorikan sesuai tema pameran. Seksi pengumpulan dan seleksi karya bertugas melakukan pencatatan dan pendataan karya (Nama Seniman, judul, tahun pembuatan, kelas, harga dan lain-lain) Serta melakukan pemilihan karya yang akan dipamerkan.

9. Seksi Perlengkapan

Seksi perlengkapan memiliki tugas untuk mengatur berbagai perlengkapan (alat dan fasilitas lain) yang digunakan dalam penyelenggaraan pameran.

Seksi ini bekerja sama dengan seksi dekorasi dan penataan ruang mempersiapkan tempat penyelenggaraan pameran serta berkoordinasi secara khusus dengan seksi pengumpulan dan pemilihan karya.

10. Seksi Keamanan

Tugas seksi keamanan diantaranya menjaga ketertiban dan keamanan lokasi pameran khususnya keamanan karya-karya yang dipamerkan.

11. Seksi Konsumsi

Saat pembukaan pameran umumnya tersedia kudapan atau hidangan bagi tamu undangan. Seksi konsumsi bertugas menyediakan dan mengatur konsumsi ketika pembukaan pameran menyediakan dan mengatur konsumsi dalam kegiatan kepanitiaan pameran.

2. Susunan Panitia Kegiatan Sekolah

Susunan panitia kegiatan sekolah dapat bervariasi tergantung pada jenis kegiatan, skala kegiatan, dan kebutuhan spesifik dari kegiatan tersebut. Namun, berikut ini adalah susunan panitia yang umumnya digunakan dalam banyak kegiatan sekolah:

1. Ketua Panitia

  • Bertanggung jawab atas perencanaan umum dan koordinasi seluruh kegiatan.
  • Memimpin pertemuan panitia dan mengambil keputusan strategis.

2. Wakil Ketua Panitia

  • Mendukung ketua panitia dalam menjalankan tugas-tugasnya.
  • Menggantikan ketua jika ketua tidak dapat hadir.

3. Sekretaris

  • Mencatat semua perkembangan dan mengurus dokumentasi.
  • Memastikan bahwa agenda pertemuan disiapkan dan didistribusikan.
  • Menangani komunikasi internal dan eksternal.

4. Bendahara

  • Mengelola keuangan panitia, mencatat semua penerimaan dan pengeluaran dana.
  • Menyusun laporan keuangan dan mengurus administrasi keuangan.

5. Koordinator Divisi atau Bidang

  • Terdapat beberapa koordinator untuk setiap aspek atau divisi yang terlibat dalam kegiatan, seperti:
  • Koordinator Logistik: Bertanggung jawab atas persiapan dan pengaturan fisik tempat kegiatan, perlengkapan, dan kebutuhan logistik lainnya.
  • Koordinator Acara: Mengatur jadwal acara, pemilihan pembicara atau pemimpin acara, serta segala aspek pelaksanaan kegiatan.
  • Koordinator Promosi: Bertugas dalam mempromosikan kegiatan kepada siswa, orangtua, dan masyarakat.
  • Koordinator Keamanan: Menangani masalah keamanan dan keamanan peserta kegiatan.
  • Koordinator Konsumsi: Mengatur makanan dan minuman selama kegiatan, jika diperlukan.
  • Koordinator Hiburan: Mengurus hiburan atau aktivitas khusus dalam kegiatan tersebut.

6. Anggota Panitia

  • Orang-orang yang memiliki tanggung jawab spesifik dalam panitia, seperti membantu dalam pekerjaan divisi tertentu, mengawasi peserta kegiatan, atau melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai kebutuhan acara atau kegiatan sekolah.

Perlu diingat bahwa susunan panitia dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kegiatan. Kadang-kadang, kegiatan sekolah yang lebih besar dan lebih kompleks mungkin memerlukan posisi tambahan atau peran spesifik dalam panitia.

Yang terpenting adalah memastikan bahwa tugas dan tanggung jawabnya terbagi dengan baik agar kegiatan sekolah berjalan lancar dan sukses.

3. Susunan panitia seminar

Berikut adalah contoh susunan panitia untuk sebuah seminar:

1. Ketua Panitia Seminar

  • Bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan seminar.
  • Memimpin rapat-rapat panitia dan mengambil keputusan strategis.

2. Wakil Ketua Panitia

  • Mendukung ketua panitia dalam tugas-tugasnya.
  • Menggantikan ketua jika ketua tidak dapat hadir.

3. Sekretaris Seminar

  • Mencatat semua perkembangan dan mengurus dokumentasi seminar.
  • Memastikan agenda pertemuan disiapkan dan didistribusikan.
  • Menangani komunikasi internal dan eksternal, termasuk pendaftaran peserta.

4. Bendahara Seminar

  • Bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan seminar.
  • Mencatat semua penerimaan dan pengeluaran dana seminar.
  • Menyusun laporan keuangan dan mengurus administrasi keuangan.

5. Koordinator Divisi atau Bidang

Terdapat beberapa koordinator untuk setiap aspek seminar, seperti:

  • Koordinator Program: Mengatur jadwal dan isi seminar, termasuk pemilihan pembicara dan topik presentasi.
  • Koordinator Logistik: Bertanggung jawab atas persiapan dan pengaturan fisik tempat seminar, perlengkapan presentasi, dan kebutuhan logistik lainnya.
  • Koordinator Promosi: Bertugas dalam mempromosikan seminar kepada calon peserta, mengurus pendaftaran peserta, dan menyebarkan informasi seminar.
  • Koordinator Teknis: Menangani aspek teknis seminar, seperti peralatan audio-visual, layar proyektor, dan komputer.
  • Koordinator Konsumsi: Mengatur makanan dan minuman selama seminar, jika diperlukan.
  • Koordinator Dokumentasi: Bertanggung jawab atas dokumentasi acara, seperti fotografi dan video rekaman.

6. Anggota Panitia Seminar

Orang-orang yang memiliki tanggung jawab spesifik dalam panitia, seperti membantu dalam pekerjaan divisi tertentu, mengawasi peserta seminar, atau melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai kebutuhan seminar.

Susunan panitia seminar ini dapat disesuaikan dengan ukuran dan kompleksitas seminar. Sebuah seminar besar dengan banyak peserta mungkin memerlukan lebih banyak anggota panitia dan peran tambahan.

Seperti koordinator transportasi atau keamanan. Selain itu, penting untuk memastikan koordinasi yang baik di antara semua anggota panitia agar seminar berjalan dengan lancar dan sukses.

4. Susunan Panitia Mpls

Susunan panitia MPLS (Maître de la Pensée Libre Society) atau mungkin juga disebut dengan susunan panitia organisasi atau klub yang memiliki singkatan “MPLS” dapat bervariasi tergantung pada tujuan, ukuran, dan struktur organisasi tersebut.

Namun, berikut adalah contoh umum susunan panitia untuk organisasi atau klub dengan singkatan “MPLS”:

1. Ketua MPLS

  • Bertanggung jawab atas pimpinan umum organisasi MPLS.
  • Memimpin rapat-rapat dan pertemuan anggota.
  • Mengambil keputusan strategis untuk mencapai tujuan organisasi.

2. Wakil Ketua MPLS

  • Mendukung ketua dalam menjalankan tugas-tugasnya.
  • Menggantikan ketua jika ketua tidak dapat hadir.

3. Sekretaris MPLS

  • Mencatat semua perkembangan, rapat, dan kegiatan organisasi MPLS.
  • Menyusun dan menyebarkan agenda pertemuan.
  • Menangani komunikasi internal dan eksternal.

4. Bendahara MPLS

  • Mengelola keuangan organisasi MPLS.
  • Mencatat semua penerimaan dan pengeluaran dana.
  • Menyusun laporan keuangan dan mengurus administrasi keuangan.

5. Koordinator Program MPLS

  • Mengatur kegiatan dan program yang diadakan oleh organisasi, seperti seminar, diskusi, atau kegiatan sosial.
  • Bertanggung jawab atas pemilihan pembicara atau fasilitator untuk acara-acara tersebut.

6. Koordinator Promosi MPLS

  • Bertugas dalam mempromosikan organisasi MPLS dan kegiatan-kegiatan yang diadakan olehnya.
  • Mengurus pemasaran dan strategi promosi.

7. Koordinator Keanggotaan MPLS

  • Bertanggung jawab atas pendaftaran anggota dan pemeliharaan basis data anggota.
  • Menangani pertanyaan atau permintaan anggota.

8. Anggota Panitia MPLS:

  • Orang-orang yang memiliki tanggung jawab spesifik dalam panitia, seperti membantu dalam kegiatan tertentu, mengawasi peserta kegiatan, atau melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai kebutuhan organisasi MPLS.

Sesuaikan susunan panitia dengan tujuan dan kebutuhan organisasi MPLS Anda. Panitia dapat diperluas atau disesuaikan dengan kegiatan, proyek, atau inisiatif khusus yang dijalankan oleh organisasi tersebut.

Yang terpenting adalah memastikan bahwa semua tugas dan tanggung jawab terbagi dengan baik agar organisasi MPLS dapat berjalan dengan efisien dan mencapai tujuannya.

5. Susunan Panitia 17 Agustus

Berikut adalah contoh susunan panitia untuk peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus:

1. Ketua Panitia Peringatan 17 Agustus

  • Bertanggung jawab atas perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan semua kegiatan peringatan 17 Agustus.
  • Memimpin rapat-rapat dan pertemuan panitia.

2. Wakil Ketua Panitia

  • Mendukung ketua panitia dalam menjalankan tugas-tugasnya.
  • Menggantikan ketua jika ketua tidak dapat hadir.

3. Sekretaris Panitia

  • Mencatat semua perkembangan, rapat, dan kegiatan terkait peringatan 17 Agustus.
  • Menyusun dan menyebarkan agenda pertemuan.
  • Mengurus komunikasi internal dan eksternal, termasuk izin dan koordinasi dengan pihak terkait.

4. Bendahara Panitia

  • Mengelola keuangan peringatan 17 Agustus.
  • Mencatat semua penerimaan dan pengeluaran dana.
  • Menyusun laporan keuangan dan mengurus administrasi keuangan.

5. Koordinator Acara dan Hiburan

  • Mengatur berbagai acara peringatan, seperti upacara bendera, seni budaya, dan hiburan.
  • Bertanggung jawab atas pemilihan pembicara atau pengisi acara.

6. Koordinator Logistik

  • Bertanggung jawab atas persiapan fisik, termasuk dekorasi, panggung, dan alat peraga.
  • Menyusun daftar perlengkapan dan memastikan segala kebutuhan logistik terpenuhi.

7. Koordinator Keamanan

  • Menangani aspek keamanan selama peringatan, termasuk pengaturan petugas keamanan dan koordinasi dengan pihak berwenang.

8. Koordinator Konsumsi

  • Mengatur makanan dan minuman untuk peserta dan tamu yang hadir selama peringatan.
  • Menyusun menu dan mengkoordinasi pemasok makanan.

9. Koordinator Promosi dan Publikasi

  • Bertanggung jawab atas promosi acara dan publikasi kegiatan melalui media sosial, surat kabar, dan media lainnya.
  • Mengurus undangan dan hubungan media.

10. Koordinator Perlengkapan Seragam

  • Mengatur seragam dan atribut untuk peserta upacara bendera dan panitia.
  • Memastikan persediaan seragam mencukupi.

11. Koordinator Perlombaan dan Lomba Tradisional:

  • Mengorganisir perlombaan dan lomba tradisional yang menjadi bagian dari peringatan 17 Agustus.
  • Mengurus hadiah untuk pemenang.

12. Anggota Panitia

  • Orang-orang yang memiliki tanggung jawab spesifik dalam panitia, seperti membantu dalam pekerjaan divisi tertentu, mengawasi peserta peringatan, atau melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai kebutuhan.

Susunan panitia peringatan 17 Agustus dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala peringatan yang diadakan, baik itu di tingkat desa, kota, sekolah, atau instansi pemerintah.

Yang terpenting adalah memastikan bahwa semua tugas dan tanggung jawab terorganisir dengan baik agar peringatan 17 Agustus dapat berjalan dengan lancar dan meriah.

6. Susunan Panitia Perpisahan Kelas 6

Berikut adalah contoh susunan panitia perpisahan kelas 6:

1. Ketua Panitia Perpisahan Kelas 6

  • Bertanggung jawab atas perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan acara perpisahan kelas 6.
  • Memimpin rapat-rapat panitia dan mengambil keputusan strategis.

2. Wakil Ketua Panitia

  • Mendukung ketua panitia dalam menjalankan tugas-tugasnya.
  • Menggantikan ketua jika ketua tidak dapat hadir.

3. Sekretaris Panitia

  • Mencatat semua perkembangan dan mengurus dokumentasi acara.
  • Memastikan bahwa agenda pertemuan disiapkan dan didistribusikan.
  • Menangani komunikasi internal dan eksternal, termasuk undangan tamu.

4. Bendahara Panitia

  • Mengelola keuangan acara perpisahan.
  • Mencatat semua penerimaan dan pengeluaran dana.
  • Menyusun laporan keuangan dan mengurus administrasi keuangan.

5. Koordinator Dekorasi

  • Bertanggung jawab atas dekorasi tempat acara perpisahan.
  • Mengatur dekorasi panggung, meja tamu, dan tempat lainnya sesuai tema yang dipilih.

6. Koordinator Hiburan dan Acara

  • Mengatur hiburan dan acara yang akan dijalankan selama perpisahan, seperti pemilihan bakat, drama, atau pidato.
  • Bertanggung jawab atas pemilihan pembicara atau pengisi acara.

7. Koordinator Perlengkapan dan Souvenir

  • Mengurus perlengkapan dan souvenir perpisahan, seperti toga dan cenderamata bagi siswa.
  • Memastikan persediaan perlengkapan mencukupi.

8. Koordinator Konsumsi

  • Mengatur makanan dan minuman selama acara perpisahan.
  • Menyusun menu dan mengkoordinasi pemasok makanan.

9. Koordinator Promosi dan Publikasi

  • Bertanggung jawab atas promosi acara perpisahan dan publikasi melalui media sosial, selebaran, atau undangan.
  • Mengurus undangan kepada orangtua, guru, dan tamu penting lainnya.

10. Koordinator Transportasi

  • Mengorganisir transportasi bagi siswa dan tamu yang datang dari luar.
  • Memastikan tersedianya transportasi yang aman dan nyaman.

11. Koordinator Dokumentasi

  • Bertanggung jawab atas dokumentasi visual acara perpisahan, seperti fotografi dan video rekaman.
  • Mengkoordinasikan dengan fotografer atau videografer.

12. Anggota Panitia

  • Orang-orang yang memiliki tanggung jawab spesifik dalam panitia, seperti membantu dalam pekerjaan divisi tertentu, mengawasi siswa, atau melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai kebutuhan acara perpisahan.

Susunan panitia perpisahan kelas 6 ini dapat disesuaikan dengan tema, skala, dan kebutuhan acara perpisahan yang diinginkan.

Tujuan utama adalah memastikan bahwa semua aspek acara perpisahan dikelola dengan baik agar siswa dapat merayakan momen penting ini dengan meriah dan berkesan.

7. Susunan Panitia PPDB SD

Berikut adalah contoh susunan panitia PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) untuk sekolah dasar (SD):

1. Ketua Panitia PPDB SD:

  • Bertanggung jawab atas perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan PPDB SD.
  • Memimpin rapat-rapat panitia dan mengambil keputusan strategis.

2. Wakil Ketua Panitia:

  • Mendukung ketua panitia dalam menjalankan tugas-tugasnya.
  • Menggantikan ketua jika ketua tidak dapat hadir.

3. Sekretaris Panitia PPDB:

  • Mencatat semua perkembangan dan mengurus dokumentasi PPDB SD.
  • Menyusun dan menyebarkan agenda pertemuan.
  • Menangani komunikasi internal dan eksternal, termasuk pengumuman hasil PPDB.

4. Bendahara Panitia:

  • Mengelola keuangan PPDB SD.
  • Mencatat semua penerimaan dan pengeluaran dana.
  • Menyusun laporan keuangan dan mengurus administrasi keuangan.

5. Koordinator Pendaftaran:

  • Bertanggung jawab atas proses pendaftaran calon peserta didik baru.
  • Memastikan kelengkapan berkas pendaftaran dan memprosesnya.

6. Koordinator Seleksi dan Penilaian:

  • Mengatur proses seleksi, jika diperlukan.
  • Bertanggung jawab atas penilaian dan penetapan peserta didik yang diterima.

7. Koordinator Komunikasi dan Promosi:

  • Bertugas dalam mempromosikan PPDB SD dan memberikan informasi kepada calon peserta didik dan orang tua.
  • Mengurus iklan, brosur, dan situs web sekolah.

8. Koordinator Kelengkapan Administrasi:

  • Mengatur kelengkapan administrasi terkait PPDB, seperti pengadaan formulir pendaftaran dan peraturan PPDB.
  • Memastikan persediaan materi informasi.

9. Koordinator Pengumuman Hasil PPDB:

  • Bertanggung jawab atas pengumuman hasil PPDB SD.
  • Menyusun daftar nama peserta didik baru dan memberikan informasi kepada calon peserta didik dan orang tua.

10. Koordinator Orientasi:

  • Mengatur orientasi untuk peserta didik baru dan orang tua.
  • Memberikan informasi tentang proses pembelajaran, tata tertib sekolah, dan lain-lain kepada peserta didik baru.

11. Koordinator Transportasi:

  • Mengorganisir transportasi bagi calon peserta didik yang perlu dijemput atau diantarkan ke sekolah.
  • Memastikan tersedianya transportasi yang aman dan nyaman.

12. Anggota Panitia:

  • Orang-orang yang memiliki tanggung jawab spesifik dalam panitia, seperti membantu dalam proses pendaftaran, mengawasi peserta didik selama seleksi, atau melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai kebutuhan PPDB SD.

Susunan panitia PPDB SD ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala sekolah. Tujuannya adalah memastikan bahwa proses penerimaan peserta didik baru berjalan dengan lancar, adil, dan transparan.

8. Susunan Panitia Proposal

Susunan panitia untuk mengurus sebuah proposal dapat bervariasi tergantung pada tujuan dan kompleksitas proposal tersebut. Berikut adalah contoh susunan panitia umum untuk mengurus sebuah proposal:

1. Ketua Panitia Proposal:

  • Bertanggung jawab atas koordinasi keseluruhan dan keberhasilan proposal.
  • Memimpin rapat-rapat dan pertemuan panitia.

2. Wakil Ketua Panitia:

  • Mendukung ketua panitia dalam menjalankan tugas-tugasnya.
  • Menggantikan ketua jika ketua tidak dapat hadir.

3. Sekretaris Proposal:

  • Mencatat perkembangan, informasi, dan hasil pertemuan.
  • Menyusun agenda pertemuan dan mengirim undangan.
  • Menangani komunikasi internal dan eksternal terkait proposal.

4. Bendahara Proposal:

  • Mengelola keuangan proposal, termasuk perencanaan anggaran dan pengeluaran dana.
  • Mencatat semua penerimaan dan pengeluaran terkait proposal.
  • Menyusun laporan keuangan dan mengurus administrasi keuangan.

5. Penyusun Proposal:

  • Orang yang bertanggung jawab atas penulisan dan penyusunan proposal.
  • Merancang isi, struktur, dan bahasa proposal sesuai dengan kebutuhan dan tujuan.

6. Koordinator Divisi atau Bidang:

Terdapat beberapa koordinator untuk setiap aspek atau divisi yang terkait dengan proposal, seperti:

  • Koordinator Pemasaran: Bertanggung jawab atas promosi dan pemasaran proposal kepada pemangku kepentingan.
  • Koordinator Teknis: Mengurus aspek teknis proposal jika diperlukan.
  • Koordinator Logistik: Mengatur persiapan fisik atau sumber daya yang dibutuhkan untuk proposal.
  • Koordinator Keamanan: Menangani masalah keamanan jika perlu.
  • Koordinator Riset atau Analisis: Bertanggung jawab atas pengumpulan data atau analisis yang diperlukan dalam proposal.

7. Anggota Panitia Proposal:

  • Orang-orang yang memiliki tanggung jawab spesifik dalam panitia, seperti membantu dalam pekerjaan divisi tertentu, mengawasi proses proposal, atau melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai kebutuhan proposal.

Susunan panitia proposal ini dapat disesuaikan dengan jenis proposal dan kebutuhan proyek atau inisiatif yang Anda usulkan.

Tujuan utama dari susunan panitia adalah memastikan bahwa proposal disusun dengan baik, dipresentasikan dengan efektif, dan memenuhi tujuan yang diinginkan.

9. Susunan Panitia Qurban

Berikut adalah contoh susunan panitia untuk pelaksanaan kegiatan Qurban:

1. Ketua Panitia Qurban:

  • Bertanggung jawab atas perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan kegiatan Qurban.
  • Memimpin rapat-rapat dan pertemuan panitia.

2. Wakil Ketua Panitia:

  • Mendukung ketua panitia dalam menjalankan tugas-tugasnya.
  • Menggantikan ketua jika ketua tidak dapat hadir.

3. Sekretaris Panitia Qurban:

  • Mencatat semua perkembangan dan mengurus dokumentasi kegiatan Qurban.
  • Menyusun dan menyebarkan agenda pertemuan.
  • Menangani komunikasi internal dan eksternal terkait kegiatan Qurban.

4. Bendahara Panitia:

  • Mengelola keuangan kegiatan Qurban.
  • Mencatat semua penerimaan dan pengeluaran dana.
  • Menyusun laporan keuangan dan mengurus administrasi keuangan.

5. Koordinator Pendaftaran dan Distribusi:

  • Mengatur pendaftaran hewan Qurban dari para penyumbang.
  • Memastikan distribusi hewan Qurban kepada penerima yang membutuhkan.

6. Koordinator Logistik:

  • Bertanggung jawab atas persiapan fisik, termasuk tempat pemotongan hewan, peralatan, dan kebutuhan logistik lainnya.
  • Memastikan penyimpanan dan transportasi hewan Qurban yang aman dan sesuai standar.

7. Koordinator Pemotongan dan Penyembelihan:

  • Mengorganisir tim pemotong dan petugas penyembelihan.
  • Memastikan pemotongan dan penyembelihan hewan Qurban dilakukan dengan benar sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

8. Koordinator Distribusi Daging Qurban:

  • Mengatur distribusi daging Qurban kepada keluarga yang membutuhkan atau kepada pihak yang berhak menerima.
  • Memastikan daging Qurban dibagikan secara adil dan merata.

9. Koordinator Dokumentasi dan Pelaporan:

  • Bertanggung jawab atas dokumentasi visual kegiatan Qurban, seperti fotografi dan video rekaman.
  • Mengurus laporan hasil pelaksanaan Qurban untuk para penyumbang.

10. Koordinator Sosial:

  • Mengidentifikasi keluarga dan individu yang membutuhkan bantuan Qurban.
  • Menyusun daftar penerima Qurban dan mengurus distribusi dengan pihak yang berwenang.

11. Anggota Panitia Qurban:

  • Orang-orang yang memiliki tanggung jawab spesifik dalam panitia, seperti membantu dalam pekerjaan divisi tertentu, mengawasi proses Qurban, atau melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai kebutuhan kegiatan Qurban.

Susunan panitia Qurban ini dapat disesuaikan dengan skala kegiatan, jumlah hewan Qurban yang akan disembelih, dan kebutuhan organisasi atau komunitas yang menjalankan kegiatan Qurban.

Yang terpenting adalah memastikan bahwa pelaksanaan Qurban dilakukan dengan baik, sesuai dengan prinsip-prinsip agama dan perundang-undangan setempat, serta bahwa daging Qurban dibagikan kepada yang membutuhkan secara adil dan berkelanjutan.

Artikel lainnya


Contoh lipatan napkin
Contoh lipatan surat

Penutup

Maka demikian lah artikel mengenai susunan panitia. Bila ingin program itu berjalan sukses, maka seluruh stakeholder (Panitia inti, seksi, anggota) harus bersatu hati untuk menyatakan maju terus pantang mundur menerobos segala rintangan dan halangan.

Marilah kita merapatkan barisan demi suksesnya kegiatan kepanitiaan. Semoga menginspirasi dan bermanfaat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top